Tuesday, April 18, 2017

Renovasi Masjid Madinatunnajah


Pada zaman Rosulullah SAW. Masjid tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga digunakan sebagai tempat untuk mensucikan jiwa kaum muslimin, mengajar Al-Qur’an dan Al hikmah, bermusyawarah tentang berbagai permasalahan umat hingga masalah upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Hal ini bertahan hingga 700 tahun sejak nabi mendirikan masjid yang pertama, fungsi masjid dijadikan sebagai simbol persatuan umat dan pusat peradaban serta peribadatan. Oleh karena itu pada zaman sekarang ini kita seharusnya mengembalikan fungsi masjid seperti pada zaman Rasulullah. Adapun beberapa potensi dari masjid yang bisa dikembangkan diantaranya  :

Pusat Pendidikan dan Perekonomian Umat
Proses menuju ke arah pemberdayaan umat dimulai dengan pendidikan dan pemberian pelatihan-pelatihan. Masjid seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai tempat berlangsungnya proses pemberdayaan tersebut, bahkan sebagai pusat pembelajaran umat, baik dalam bentuk pengajian, pengkajian, seminar dan diskusi maupun pelatihan-pelatihan keterampilan, dengan peserta minimal jamaah disekitarnya. Sehingga umat islam bisa lebih maju dan bersatu seperti zaman Rasulullah Muhammad SAW. Selain itu masjid bisa mengambil alih peran sebagai koperasi yang membawa dampak positif bagi umat di lingkungannya. Bila konsep koperasi digabungkan dengan konsep perdagangan ala pusat-pusat pembelanjaan yang diminati karena terjangkaunya harga barang, dan dikelola secara professional oleh dewan pengurus maka masjid akan dapat memakmurkan jamaahnya. Sehingga akhirnya jamaahnya pun akan memakmurkan masjidnya.  Contoh sukses masjid sebagai pusat pendidikan dan perekonomian adalah masjid Al-Azhar di Mesir. Masjid ini merupakan pendiri universitas Al-Azhar. Masjid ini mampu memberikan bea siswa bagi para pelajar dan mahasiswa, bahkan pengentasan kemiskinan merupakan salah satu program nyata masjid.
Pusat Penjaringan Potensi Umat
Masjid dengan jamaah yang selalu hadir hanya sekedar untuk menggugurkan kewajibannya terhadap Tuhan bisa saja mencapai puluhan, ratusan bahkan ribuan orang jumlahnya. Dari berbagai macam usia, beraneka profesi dan tingkat (strata) baik ekonomi maupun intelektual, bahkan sebagai tempat berlangsungnya akulturasi budaya secara santun. Dan apabila kita bisa menyatukan mereka semua maka umat islam pasti bisa lebih maju dan berkembang daripada sekarang, karena permasalahan umat islam sekarang adalah kurangnya persatuan umat.
Pusat Ke-Pustakaan
Perintah pertama Tuhan kepada Nabi Muhammad  adalah "Membaca", dan sudah sepatutnya kaum muslim gemar membaca dalam pengertian konseptual maupun kontekstual. Maka dengan sendirinya hampir menjadi suatu keharusan  bila masjid memiliki perpustakaan sendiri yang berisikan buku-buku tentang agama islam maupun ilmu pengetahuan.

Begitu pula dengan keberadaan masjid di Pondok Pesantren Madinatunnajah, masjid selalu memiliki fungsi yang banyak dalam menyiarkan Agama Islam dan tentunya Pondok Pesantren Madinatunnajah  dan saat ini Masjid Madinatunnajah sedang dilakukan proses renovasi dan pengembangan pembangunan secara terus menerus agar menjadi masjid yang nyaman dan membawa manfaat bagi semua umat yang beribadah di dalamnya.

Lihat video pembangunan Masjid di